Sedep Miroso! Racikan Nasi Megono Bu Suli Khas Pekalongan

Posted on

Foto: Robby Bermardi/dok. detikcom

Pekalongan

Selain tauto yang gurih segar, Pekalongan punya racikan nasi yang sedap dengan beraneka ragam lauk. Kalau mau merasakan dapat mampir ke warung Bu Suli.

Kota batik Pekalongan di pantura beken dengan sotonya yang unik. Berbumbu tauco yang gurih segar. Kota ini jadi perlintasan di saat orang melintasi jalur pantai utara Jawa. Selain olahan seafood, Pekalongan punya racikan nasi yang khas.

Namanya Nasi Megono, berupa nasi putih diberi topping cincangan nangka muda yang dicampur dengan bumbu pedas kemudian dikukus. Sebagai suguhan nasi ikonik, di Pekalongan, nyaris di setiap warung menyuguhkan suguhan nasi megono selaku suguhan utamanya.

Nasi megono Bu Suli khas PekalonganNasi megono Bu Suli khas Pekalongan Foto: Robby Bermardi/dok. detikcom

Salah satu warung makan yang tersohor yakni Nasi Megono Bu Suli. Warung ini berada di Jalan Jeruk 30B, Kota Pekalongan. Namanya Nasi Megono Bu Suli, tetapi yang berdagang sekarang bukan Bu Suli, melainkan putrinya Meliana (42).

“Nama Bu Suli, itu nama mama saya. Dulu buka warung juga di Batang, dan di Pekalongan yang ini. Saya meneruskan mamah saya,” kata Meliana di saat dijumpai detikcom di warungnya Minggu (16/7).

Nasi megono Bu Suli khas PekalonganNasi megono Bu Suli khas Pekalongan Foto: Robby Bermardi/dok. detikcom

Meliana, meneruskan jerih payah ibunya sejak tahun 2006 lalu. Banyak konsumen baik warga setempat maupun dari luar kota, yang setiap jam makan siang, ditentukan memadati warung Nasi Megono Bu Suli ini.

“Bumbunya, katanya sedap. Kata pelanggan. Apalagi dipadukan dengan kuliner suguhan lainnya,” kata Meliana.

Umumnya konsumen meminta pelengkap suguhan seumpama aneka pepes, cumi hitam, untuk dipadukan dengan nasi megono. Apalagi ditambah tempe goreng tepung yang hangat, memperbesar kenikmatan di saat mengkonsumsi nasi megono.

“Kebanyakan dipadukan sama cumi hitam. Ada juga yang cuma gorengan atau pepes,” tambah Meliana.

Nasi megono Bu Suli khas PekalonganNasi megono Bu Suli khas Pekalongan Foto: Robby Bermardi/dok. detikcom

Dalam sehari, warung Sego Megono Bu Suli ini, menghabiskan 5 kg nangka muda, untuk di masak menjadi megono. Sedangkan untuk nasinya, dalam sehari dapat menghabiskan 8-10 kg beras.

Salah satu pelanggan, Ning Setyowati (38), warga Kajen ini, lebih menegaskan suguhan Sego Megono dipadukan dengan cumi hitam. Cumi hitam ialah cumi segar ukuran sedang yang diungkep bareng kantong tintanya hingga warnanya hitam legam tetapi sungguh gurih rasanya.

“Nasi megono, bumbu megononya meresap. Menu favorit saya disini, Sego megono campur dengan cumi hitam,” katanya.

Namun untuk berkunjung ke warung Bu Suli ini, diakuinya memang diseleksi di setalah jam makan siang.

Nasi megono Bu Suli khas PekalonganNasi megono Bu Suli khas Pekalongan Foto: Robby Bermardi/dok. detikcom

“Untuk harga, murah meriah. Oh ya biasanya, saya tiba di luar jam makan siang. Kalau pas jam makan siang, niscaya ramai,” katanya.

Untuk dapat menikmati nasi Megono, tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Untuk nasi megono saja cukup Rp 4.000. Bila suguhan campur Rp 7.000, dan suguhan spesial, Megono plus cumi hitam, Rp 19.000.

Warung Nasi Megono Bu Suli sendiri buka setiap hari, kecuali hari Selasa libur. “Buka tiap hari kecuali Selasa kita libur. Buka jam 11.00 wib hingga malam,” katanya.

Penasaran dengan rasa nasi khas Pekalongan ini? Kalau kau tiba di kota Pekalongan, dapat pribadi menuju ke lokasi Nasi Megono Bu Suli. Lokasinya berada di belakang pasar Banjarsari, tepatnya di Jalan Jeruk Nomor 30 B, Kota Pekalongan.

Simak Video “Bikin Laper: Icip-icip Masakan Khas Pekalongan
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com